Teknologi dan Media Pembelajaran
Peran Teknologi dan Media dalam Pembelajaran
Teknologi bukanlah hanya sebuah mesin
atau alat yang canggih. Teknologi sendiri juga merupakan suatu cara atau sistem
untuk memecahkan persoalan yang ada. Miarso (Haryanto, 2015: 8), teknologi
adalah proses, sistem, pengelolaan, dan mekanisme kontrol, baik yang menyangkut
manusia atau bukan, dan lebih dari itu teknologi adalah suatu cara memandang
permasalahan ditinjau dari sudut kepentingan kesulitan, kelayakan teknis
pemecahannya, dan nilai ekonomi.
Berbicara mengenai adanya teknologi
tidak hanya diaplikasikan pada zaman sekarang. Sebuah teknologi sudah
diterapkan dan diaplikasikan sejak zaman dahulu. Hanya saja seiring berjalannya
waktu dan perkembangan zaman, teknologi menjadi semakin canggih. Berkembangnya
teknologi dapat mengubah kehidupan manusia dengan diciptakannya sesuatu yang
baru dan inovatif. Oleh karena itu, teknologi memang dibutuhkan dalam dunia
pendidikan untuk diterapkan pada pembelajaran. Bahkan perkembangan teknologi di
dalam dunia pendidikan telah mencapai revolusi keempat yang mana harus
meningkatkan inovasi pada bidang digital untuk mengimbangi era tersebut.
Media sama halnya dengan teknologi yang
sebagian besar manusia menganggap bahwa media adalah sebuah alat saja, sarana,
dan sebagainya. Media bukan hanya terdiri dari perangkat keras atau hardware
saja. Dapat dikatakan sebagai media apabila memenuhi dua hal yaitu perangkat
keras atau hardware dan perangkat lunak atau software. Media ditujukan untuk
khalayak untuk menentukan, mengendalikan atau mempengaruhi dalam memproduksi
makna yang disampaikan komunikator dengan media yang digunakan. Misalnya papan
tulis adalah sebuah perangkat keras dan di papan tulis tersebut terdapat
tulisan sebagai perangkat lunak, maka sebuah papan tulis yang berisi tulisan
tersebut merupakan salah satu media yang
dapat digunakan untuk aktivitas pembelajaran.
Teknologi dan media tanpa disadari telah
diterapkan dan diaplikasikan dalam aktivitas pembelajaran. Peran teknologi dan
media sangat membantu dan juga menunjang aktivitas pembelajaran agar efektif,
efisien, dan menumbuhkan daya tarik terhadap peserta belajar sehingga dapat
mecapai keberhasilan belajar.
Teknologi dan media membantu pada proses
pembelajaran. Penggunaan media lebih menarik perhatian, perasaan, kemampuan
atau keterampilan, dan merangsang pikiran peserta belajar dapat mendorong
terjadinya proses belajar. (Ekayani: 2017), oleh karena proses
pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam satu sistem,
maka media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu
komponen sistem pembelajaran. Tanpa media, komunikasi tidak akan terjadi dan
proses pembelajaran sebagai proses komunikasi juga tidak akan bisa berlangsung
secara optimal. Penggunaan media untuk menunjang aktivitas pembelajaran juga
harus disesuaikan dengan bahan ajar yang akan disampaikan pendidik kepada
peserta belajar dan karakteristik dari peserta didik itu sendiri agar dapat
tercapai tujuan pembelajaran. keberhasilan dari penggunaan media juga
ditentukan dari pemilihan dari pendidik dalam menggunakan media yang sesuai.
Pembelajaran
merupakan proses komunikasi dan terjadinya unsur timbal balik dari pendidik ke
peserta belajar atau peserta belajar ke pendidik. Oleh karena itu pembelajaran
mengandung unsur komunikasi dan informasi sehingga teknologi yang digunakan
untuk pembelajaran adalah teknologi informasi dan komunikasi (Information and
Communication Technology). Peran teknologi (ICT) dalam pembelajaran memiliki
tiga kedudukan, yaitu peran tambahan yang mana peserta didik dapat mencari
materi pembelajaran atau sumber-sumber belajar dengan mengakses melalui ICT. Selain
sebagai peran tambahan juga sebagai fungsi pelengkap, dapat melengkapi materi
pembelajaran yang diberikan oleh pendidik kepada peserta didik. Kemudian sebagai
fungsi pengganti yaitu peserta belajar dapat melakukan kegiatan pembelajaran
tidak hanya melalui pembelajaran konvensional tetapi dapat juga dengan
menggunakan internet misalnya dalam suatu e-learning seperti be-smart, edmodo,
dan sebagainya.
Pembelajaran
abad 21 telah memasuki era digital dimana mencari sumber-seumber belajar
ataupun berbagai informasi sangat mudah di dapatkan dengan menggunakan
teknologi berbasis komputer baik ponsel pintar (android) maupun laptop yang
terhubung jaringan internet dapat di akses kapan dan dimana saja saat
dibutuhkan atau diperlukan. Berbagai media telah tersedia di dalamnya berupa
visual, audo-video, animasi, dan lain sebaginya yang dapat digunakan sebagai
sumber belajar peserta belajar. Selain untuk mengakses informasi yang dicari
juga dapat saling berinteraksi atau berkomunikasi antar sesama peserta belajar
maupun pendidik. Pada era digital di abad 21 seorang pendidik dapat
meningkatkan dan mengembangkan kualitas pembelajaran yang akan dilakukan untuk
dapat mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan menggunakan
teknologi dan media yang telah berkembang pesat.
Daftar Pustaka:
Haryanto. 2015. TEKNOLOGI PENDIDIKAN.
Yogyakarta: Uny Press.
Ekayani. 2017. PENTINGNYA PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN
UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA. Universitas Pendidikan Ganesha.
Mahnun. 2012. MEDIA PEMBELAJARAN (Kajian terhadap
Langkah-langkah Pemilihan Media dan Implementasinya dalam Pembelajaran). Jurnal
Pemikiran Islam; Vol. 37, No. 1.
Riyana. 2017. PERANAN TEKNOLOGI DALAM
PEMBELAJARAN. Universitas Pendidikan Indonesia.
Modul. PERAN TEKNOLOGI DAN MEDIA DALAM
PEMBELAJARAN ABAD 21. http://ppg.spada.ristekdikti.go.id/course/view.php?id=568
Komentar
Posting Komentar